Apakah kalian merasa di sekeliling kalian banyak orang-orang yang luar
biasa namun belum atau tidak diketahui banyak orang ? Kalian mungkin jg
begitu, namun apa dayanya kita karena kita menjadi orang yang kurang
mampu dalam hal bakat tapi meski kita masih jauh di belakang namun kita
bisa menjadi lebih baik daripada yang jauh di depan dengan usaha dan
kerja keras dalam meraih tujuan kita masing-masing. Seperti yang dialami
oleh Marwah, salah satu siswa yang memiliki bakat namun belum diketahui
banyak orang dan hanya teman dekatnya yang tahu. Dan Marwah selalu iri
melihat teman-temannya meraih prestasi, tapi dia tetap senang temannya
meraih prestasi.
Marwah sebenarnya dapat meraih prestasi, namun entah
mengapa Marwah enggan mengeluarkan suara merdunya dan kemampuan bermain
pianonya yang luar biasa meski Marwah tak memiliki piano, namun ketika
pertama kali melihat piano dan memainkannya di rumah temannya, dia
menggelitik tuts piano dengan sangat indah hingga penghuni rumah
temannya dibuat kagum olehnya. Akan tetapi, Marwah memendam semua itu
dan hanya Melisa, teman terdekatnya yang tahu akan hal itu.
Sebenarnya
Marwah juga ingin dirinya ikut dalam lomba ajang penyanyi remaja, akan
tetapi dia malu dan takut dibilang sombong dan sok. Marwah tak ingin
jika dirinya sukses nanti dia menjadi sombong dan juga Marwah ingin
gurunya juga mengerti dirinya juga sama seperti anak-anak yang memiliki
bakat juga, dan juga Marwah selalu merenungkan nasibnya kaera ingin
sekali dia ikut lomba ajang remaja itu. Ketika Marwah, Gea, Anita dan
Gita bermain dengan Nessy, teman Gea, ternyata Gea sama seperti Marwah.
Gea juga memiliki bakat menggambar karikatur yang sangat lucu, namun hal
ini juga belum diketahui banyak orang. Lalu, Marwah bermain dengan Aji,
teman Anita yang baru dikenalnya Aji juga memiliki bakat yang sama
seperti Marwah yaitu bernyanyi dan bermain gitar.
Aji sering curhat
dengan Marwah karena Marwah seperti dirinya. Marwah pun mengerti seperti
apa rasanya menjadi Aji, Aji ternyata tidak ikut lomba ajang remaja
karena selain seperti alasan Marwah dia pun dilarang oleh orang tuanya.
Marwah pun sadar kalau masih banyak orang-orang di luar sana yang
memiliki bakat namun tak diketahui banyak orang. Jadi, Marwah mulai
berdo'a bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi untuk orang-orang yang
tak terlihat oleh orang-orang yang sudah di depan. Dan Marwah juga
berharap lewat lagu yang dinyanyikannya suatu saat nanti dapat membantu orang-orang
yang tersembunyi agar dapat menjadi yang terdepan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar